UPAYAKAN PENINGKATAN MENTAL ANAK, UNIVERSITAS BSI ADAKAN PELATIHAN PUBLIC SPEAKING

Antusias: Tutor workshop penjelaskan materi public speaking pada anak panti asuhanRumah Harapan

Purwakarta (15/4), Riuh tepuk tangan bersahut sahutan seolah tak henti saat Rani (11) anak panti asuhan Rumah harapan Purwakarta lantang berbicara di depan teman temannya saat diadakan workshop public speaking oleh dosen universitas Bina Sarana Infomatika fakultas komunikasi dan bahasa, bak penceramah ulung menyampaikan materi agama pada jamaah pengajian ia berbicara terstruktur dan terkonsep membahas tentang hukum islam.

Kendati dalam keseharian mereka di asrama materi muhadoroh ( public speaking) merupakan materi yang sudah tidak asing lagi, mereka tetap senang mengikuti workshop dan antusias.” Sepertinya mereka amat terlatih dalam hal ini, namun perlu ada beberapa arahan untuk berbicara di depan khalayak yang memiliki latar belakang berbeda-beda, sehingga materi yang saya sampaikan merupakan materi tingkat lanjut untuk public speaking” ujar safrezi (35) tutor workshop.

Kegiatan workshop yang  berlangsung selama dua hari bertujuan menigkatkan kemampuan berbicara di depan umum untuk anak panti asuhan rumah harapan  dengan cara yang mudah dan menyenangkan, sehingga peserta yang didominasi dari anak-anak usia dini dapat tertarik dan cepat menangkap isi materi. Selain kegiatan tersebut panitia juga meyediakan santunan untuk peserta yang merupakan anak yatim dengan harapan bisa menajadi motivasi untuk lebih semangat lagi dalam menuntut ilmu dan meningkatkan keahliannya dalam bidang retorika untuk memupuk mental mereka masing masing. Suhardi (31) panitia pelaksana kegiatan workshop ini menyatakan Selain sebagai bukti kepedulian para dosen universitas Binasarana Informatika Fakultas Komunikasi dan bahasa, kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk tanggungjawab dosen sebagai warga negara Indonesia yang sadar akan pentingnya pendidikan bahasa pada anak usia dini dengan harapan generasi muda Indonesia lebih siap untuk menyongsong masa depan.

“Tak dapat dipungkiri Semakin bayakknya kampus ang peduli akan pendidikan anak anak panti asuhan dapat diharapkan kedepannya dapat optimis dalam persaingan dengan anak anak lainnya yang beruntung karena masih memiliki orangtua dan fasilitas lengkap di sekolah umum lainnya” harapan Asep Abi (43)  sebagai pengasuh. Pihak kampus sendiri telah menjalin kerjasama dengan yayasan sejak 2014 silam tidak hanya dalam pengembangan bakat penghuni panti, namun juga dalam bidang pengabdian masyarakat dan kegiatan keilmuan lainya.( hardi.red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *